Pilkada » 15 Agustus 2006 » Hit: 216
MARISSA HAQUE: Saya Bersandar Kepada Allah
Selangkah lagi, selebriti yang juga politisi, Marissa Haque, bakal jadi pejabat penting di Banten.
Marissa Haque diusung Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jadi Calon Wakil Gubernur Banten (Cawagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2007. Nyonya rocker Ikang Fauzi ini dipasangkan dengan Calon Gubernur (Cagub) Zulkieflimansyah yang juga dari PKS.
"Saya bersyukur akhirnya bisa berada dalam satu perahu dengan PKS. Berada dalam satu perahu bersama PKS bagi saya sudah menjadi suatu kemenangan. Kemenangan perasaan," kata Marissa Haque ketika ditemui di kediaman Zulkieflimansyah, Selasa (9/8) lalu.
Politisi cantik yang biasa disapa Icha itu terlihat anggun dengan balutan busana muslimah berwarna putih. Dia tampak terus mengumbar senyum. Sementara, Ikang Fauzi, sang suami, nampak terus mendampinginya. "Ini lompatan luar biasa dalam perjalanan karier politik saya, " kata Icha.
Icha butuh keberanian maju ke Pilkada ini. Pasalnya, Icha adalah kader PDI-Perjuangan (PDI-P). Sementara dia dijagokan PKS. Keberanian Icha menerima pencalonan ini bisa menuai masalah serius. Misalnya dikeluarkan dari PDI-P.
Tapi Icha tidak takut. "Saya nggak perlu gentar. Saya bersandar kepada Allah SWT. Yang lain hanya instrumen kosmetik. Saya mau berbuat baik untuk masyarakat banten. Saya yakin pasti Allah akan melindungi," tegas Icha. "Saya siap terima risiko apa pun atas keputusan saya, meski harus dipecat dari partai," tambahnya.
Sebelumnya, Icha sempat ikut maju di pilkada Banten sebagai calon gubernur dari PDI-P. Tapi dalam Konferdasus (Konferensi Daerah Khusus) PDI-P, Icha kalah suara dengan Hj Atut Chosiyah, Gubernur Banten sekarang.
Kekalahan itu membuat Icha kecewa. Tapi dia bukan kecewa karena kalah, melainkan karena ada kecurangan. "Saya sudah pasrah. Tingkat kepasrahan itu sangat luar biasa. Kemudian Allah memberikan kemudahan, memberikan harapan. Saya dikasih tiket oleh PKS," tuturnya.
TETAP CINTA
Ketika mendapat tawaran PKS, Icha menerima dengan senang hati, apalagi dia diterima politisi PKS secara bulat. "Saya nggak pakai sholat istiqarah lagi. Karena sebelumnya saya sudah puasa selama 40 hari. Kalau nanti saya terpilih atau tidak, tak ada masalah. Sekarang ini saya merasakan semangat berpolitik itu kini sudah kembali muncul," ungkap Icha.
Meski telah didzalimi, Icha tetap mencintai PDI-P. "Tapi saya masih mencintai partai ini. Saya memilih partai ini karena pemimpinnya perempuan," ungkap pemeran Yunita dalam sinetron Masih Ada Kapal Ke Padang itu.
Kehadiran Icha mencalonkan diri sebagai wakil gubernur bersama kader PKS tentu saja mengagetkan banyak orang. Padahal, itu hal yang biasa. Apalagi sudah lama Icha dekat dengan para politisi PKS. Tapi jarang terekspos media.
"Saya di sini penumpang resmi di perahu PKS. Istilahnya, saya penumpang yang nggak bayar tiket. Kenapa? Karena perahu saya sedang dibajak orang lain. Saya ini menjadi sandera," ujar kakak artis Shahnaz Haque ini.
Lepas dari tarik menarik yang terjadi di ranah politik, Icha yakin semua merupakan kehendak Allah SWT. "Saya pikir, ini atas kehendak Allah. Kalau sudah begini, ada pekerjaan yang menunggu. Pekerjaan itu adalah membersihkan banten dari korupsi," ungkap Icha yang ketika dijagokan PKS menyingkirkan Iman Ariyadi (Anggota DPRD Banten asal Golkar), Maman Rizal (anggota DPRD Serang asal Golkar), dan Deddy 'Miing' Gumelar (pelawak).
Di mata Icha, korupsi di Banten sudah kronis dan butuh penanganan serius. Inilah yang akan jadi prioritas Icha kalau terpilih kelak. "Target saya, ingin mengenyahkan korupsi di ranah Banten. Di situ sudah menggurita. Kalau berjihad harus ada target. Tapi kemenangan itu misteri dan nggak boleh dihitung. Kemenangan nggak penting. Prosesnya yang penting," kata Icha.
Zulkieflimansyah membenarkan sudah kenal dekat dengan Icha. Karena memang sudah sering berinteraksi di DPR. Dari interaksi itu, Zulkieflimansyah tahu benar kemampuan Icha. "Pencalonan Icha memuaskan semua pihak," kata Doktor Ekonomi Industri lulusan University of Strathclyde, Glasgow, UK itu.
PKS, kata ayah lima anak itu, mempunyai mesin politik yang amat bagus. Hanya saja, kini mereka membutuhkan seseorang yang populer yang dekat dengan masyarakat serta mempunyai komitmen yang kuat dengan PKS. Kriteria itu ternyata dimiliki Icha. "Memunculkan Mbak Icha adalah putusan yang tepat," kata politisi yang biasa disapa Zul itu.
Tapi bukan karena popularitas yang jadi pertimbangan utama mengapa PKS menggandeng Icha di Pilkada banten. "Kita melihat Icha, bukan karena dia artis, tapi karena dia punya nilai yang lain. Langkah itu akan lebih mudah kalau kita menggandeng Mbak Icha. Bagaimana pun kemuculan Icha akan mengakomodir pemiliha perempuan yang mayoritas," kata Zul. *syukri
Tabloid : Nyata
Rubrik : Kisah
Edisi : 1833, minggu III Agustus 2006
Marissa Haque diusung Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jadi Calon Wakil Gubernur Banten (Cawagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2007. Nyonya rocker Ikang Fauzi ini dipasangkan dengan Calon Gubernur (Cagub) Zulkieflimansyah yang juga dari PKS.
"Saya bersyukur akhirnya bisa berada dalam satu perahu dengan PKS. Berada dalam satu perahu bersama PKS bagi saya sudah menjadi suatu kemenangan. Kemenangan perasaan," kata Marissa Haque ketika ditemui di kediaman Zulkieflimansyah, Selasa (9/8) lalu.
Politisi cantik yang biasa disapa Icha itu terlihat anggun dengan balutan busana muslimah berwarna putih. Dia tampak terus mengumbar senyum. Sementara, Ikang Fauzi, sang suami, nampak terus mendampinginya. "Ini lompatan luar biasa dalam perjalanan karier politik saya, " kata Icha.
Icha butuh keberanian maju ke Pilkada ini. Pasalnya, Icha adalah kader PDI-Perjuangan (PDI-P). Sementara dia dijagokan PKS. Keberanian Icha menerima pencalonan ini bisa menuai masalah serius. Misalnya dikeluarkan dari PDI-P.
Tapi Icha tidak takut. "Saya nggak perlu gentar. Saya bersandar kepada Allah SWT. Yang lain hanya instrumen kosmetik. Saya mau berbuat baik untuk masyarakat banten. Saya yakin pasti Allah akan melindungi," tegas Icha. "Saya siap terima risiko apa pun atas keputusan saya, meski harus dipecat dari partai," tambahnya.
Sebelumnya, Icha sempat ikut maju di pilkada Banten sebagai calon gubernur dari PDI-P. Tapi dalam Konferdasus (Konferensi Daerah Khusus) PDI-P, Icha kalah suara dengan Hj Atut Chosiyah, Gubernur Banten sekarang.
Kekalahan itu membuat Icha kecewa. Tapi dia bukan kecewa karena kalah, melainkan karena ada kecurangan. "Saya sudah pasrah. Tingkat kepasrahan itu sangat luar biasa. Kemudian Allah memberikan kemudahan, memberikan harapan. Saya dikasih tiket oleh PKS," tuturnya.
TETAP CINTA
Ketika mendapat tawaran PKS, Icha menerima dengan senang hati, apalagi dia diterima politisi PKS secara bulat. "Saya nggak pakai sholat istiqarah lagi. Karena sebelumnya saya sudah puasa selama 40 hari. Kalau nanti saya terpilih atau tidak, tak ada masalah. Sekarang ini saya merasakan semangat berpolitik itu kini sudah kembali muncul," ungkap Icha.
Meski telah didzalimi, Icha tetap mencintai PDI-P. "Tapi saya masih mencintai partai ini. Saya memilih partai ini karena pemimpinnya perempuan," ungkap pemeran Yunita dalam sinetron Masih Ada Kapal Ke Padang itu.
Kehadiran Icha mencalonkan diri sebagai wakil gubernur bersama kader PKS tentu saja mengagetkan banyak orang. Padahal, itu hal yang biasa. Apalagi sudah lama Icha dekat dengan para politisi PKS. Tapi jarang terekspos media.
"Saya di sini penumpang resmi di perahu PKS. Istilahnya, saya penumpang yang nggak bayar tiket. Kenapa? Karena perahu saya sedang dibajak orang lain. Saya ini menjadi sandera," ujar kakak artis Shahnaz Haque ini.
Lepas dari tarik menarik yang terjadi di ranah politik, Icha yakin semua merupakan kehendak Allah SWT. "Saya pikir, ini atas kehendak Allah. Kalau sudah begini, ada pekerjaan yang menunggu. Pekerjaan itu adalah membersihkan banten dari korupsi," ungkap Icha yang ketika dijagokan PKS menyingkirkan Iman Ariyadi (Anggota DPRD Banten asal Golkar), Maman Rizal (anggota DPRD Serang asal Golkar), dan Deddy 'Miing' Gumelar (pelawak).
Di mata Icha, korupsi di Banten sudah kronis dan butuh penanganan serius. Inilah yang akan jadi prioritas Icha kalau terpilih kelak. "Target saya, ingin mengenyahkan korupsi di ranah Banten. Di situ sudah menggurita. Kalau berjihad harus ada target. Tapi kemenangan itu misteri dan nggak boleh dihitung. Kemenangan nggak penting. Prosesnya yang penting," kata Icha.
Zulkieflimansyah membenarkan sudah kenal dekat dengan Icha. Karena memang sudah sering berinteraksi di DPR. Dari interaksi itu, Zulkieflimansyah tahu benar kemampuan Icha. "Pencalonan Icha memuaskan semua pihak," kata Doktor Ekonomi Industri lulusan University of Strathclyde, Glasgow, UK itu.
PKS, kata ayah lima anak itu, mempunyai mesin politik yang amat bagus. Hanya saja, kini mereka membutuhkan seseorang yang populer yang dekat dengan masyarakat serta mempunyai komitmen yang kuat dengan PKS. Kriteria itu ternyata dimiliki Icha. "Memunculkan Mbak Icha adalah putusan yang tepat," kata politisi yang biasa disapa Zul itu.
Tapi bukan karena popularitas yang jadi pertimbangan utama mengapa PKS menggandeng Icha di Pilkada banten. "Kita melihat Icha, bukan karena dia artis, tapi karena dia punya nilai yang lain. Langkah itu akan lebih mudah kalau kita menggandeng Mbak Icha. Bagaimana pun kemuculan Icha akan mengakomodir pemiliha perempuan yang mayoritas," kata Zul. *syukri
Tabloid : Nyata
Rubrik : Kisah
Edisi : 1833, minggu III Agustus 2006






