Lima Hal Mendasar Pedoman Umat Islam Di Masa Depan

Establishing A Bridge of Reason & Understanding
Pilkada » 24 Januari 2007 » Hit: 242
Lima Hal Mendasar Pedoman Umat Islam Di Masa Depan
Hadir sebagai penceramah dalam peringatan 1 muharram 1428 H yang bertema "hijrah momentum kebangkitan umat" di mesjid Babussalam RW.014 Pondok Benda Pamulang, Sabtu 20 Januari 2007 pukul 20.00, DR.Zulkieflimansyah yang tampil sebagai penceramah menerangkan : “bahwa momentum 1 muharram memaksa kita untuk merenung sejenak atau merefleksikan diri/memuhasabah diri kita sebelum kita di intropeksi oleh ALLAH SWT. Oleh karena itu ada lima hal mendasar untuk umat islam ke depan, karena kita ketahui bersama hari-hari yang sedang kita hadapi adalah masa-masa yang sulit, Indonesia sedang di uji oleh ALLAH ,musibah demi musibah datang silih berganti, kecelakaan pesawat, kecelakaan kapal, kecelakaan kereta api, banjir, gempa,longsor ,tantangan Indonesia ke depan lebih berat dan kita sangat khawatir bahwa Indonesia “rahmatnya” sudah mulai di cabut oleh ALLAH SWT sedikit demi sedikit, terang DR.Zulkieflimansyah.

Kelima hal tersebut sambung DR.Zulkieflimansyah adalah : “pertama: bagaimana kita membentuk pribadi yang islami atau islamisasi dalam diri kita, pribadi yang tawazun/seimbang, secara fisik sehat, fikrohnya baik,niatnya mulia, perasaan baik dan memiliki akhlaq yang terpuji sehingga terbentuklah pribadi yang sakhsiyatul islamiah yakni sosok muslim yang ideal, kedua : bagaimana kita membangun rumah tangga yang islamiah, ada keluarga yang status ekonominya bagus tetapi pemahaman terhadap islam kurang sehingga dalam kehidupannya selalu merasa kekurangan dan tidak mendapat ketenangan, ketiga : kita harus bertanggungjawab untuk memakmurkan mesjid sebagai tempat pembinaan terhadap masyarakat, mesjid harus memiliki program yang jelas selama minimal setahun sehingga pembinaan terhadap masyarakat bisa terarah dengan baik dan tetap sasaran, manajemen mesjid harus sudah mulai di perbaiki dan di kelola secara profesional dan sudah bukan jamannya kita ribut gara-gara tidak terpilih sebagai pengurus mesjid, keempat : kita harus terlibat aktif dalam dakwah,karena orang lain harus kita ajak untuk merasakan nikmatnya dakwah, nikmatnya islam, dan yang terakhir kita harus menggalang solidaritas umat islam, umat islam harus menjadi suri taulandan bagi umat yang lain, islam harus menjadi pusat peradaban dunia, tegas Bang Zul mengakhiri ceramahnya.


by: Imran Rosiawan, Staff Humas Dan Media