Pilkada » 19 Desember 2006 » Hit: 460
Kemenangan Pks Harus Dimaknai Dengan Hati-Hati
Pilkada Banten telah berlalu, gubernur baru Banten pun menurut rencana akan segera menjalankan amanah rakyat tersebut, akan tetapi keheranan dan rasa tidak percaya akan hasil pilkada terus bergulir menjadi fenomena gunung es. Hal ini menjadi wacana masyarakat terutama simpatisan dan pendukung DR.Zulkieflimansyah, karena di beberapa Kabupaten/Kota yang memiliki populasi penduduk mayoritas dimana Zulkieflimansyah memperoleh suara cukup signifikan akan tetapi secara keseluruhan yang menjadi pemenang justru pasangan lain. Bukan ingin menyudahi perdebatan pro dan kontra hasil pilkada yang terpenting adalah memberi pendidikan politik bagi masyarakat dan kesan politik di hati masyarakat, bahwa elit politik boleh berkompetisi tapi masyarakat jangan kemudian jadi korban,upaya hukum juga terus berjalan , tegas zulkieflimansyah dalam acara dialog yang diprakarsai oleh DPD PKS Kota Tangerang, ahad 17 Desember 2006 bertempat di Aula Gedung Lingkungan Hidup Kota Tangerang.
Dalam acara yang di hadiri oleh sekitar 700 orang pengurus DPD, DPC, DPRa, kader, simpatisan dan saksi pasangan ZUL-MAR se kota Tangerang, keraguan para peserta sedikit terjawab, dalam dialog Zul Mengungkapkan “ bahwa ada pengkondisian yang sistematis sehingga partisipasi masyarakat dalam pilkada banten yang tinggal di perkotaan/well education dan merupakan basis Zul-Mar, partispasi Publik rata-rata 40%, sementara di daerah pedalaman dan miskin, dimana money politik sangat mungkin terjadi, partisipasi publik dalam pilkada meningkat hingga 90%,ini menjadi Pekerjaan rumah kita kedepan dalam mengawal hal ini. Akan tetapi yang terpenting bagi PKS bukan menang atau kalahnya tetapi dakwah ini bisa dikenal oleh semua orang, semua kalangan,dan semua golongan masyarakat, PKS hadir untuk berdakwah bukan hanya ingin jadi Gubernur, Bupati atau Wali Kota ,tegas Zul. Ditambahkan Zul “ PKS tidak pernah melihat proses pilkada sebagai sebuah kekalahan, memang ada kesan pilu setelah pilkada, akan tetapi kita tidak boleh larut, karena sesungguhnya ALLAH SWT sedang menunjukan keadilannya, bisa jadi setelah ini Allah akan memberikan yang lebih besar dan lebih baik, disambut teriakan takbir oleh peserta yang hadir.
“Perolehan suara kita dalam Pilkada Banten yang lalu bukan hanya menjadi konsumsi nasional akan tetapi sudah menjadi konsumsi internasional, karena perolehan PKS dalam pilkada Banten menjadi Dua besar dalam himpitan partai-partai besar, PKS terlau cepat besar, inilah isu yang mewacana di nasional dan internasional.”kemenangan ini harus kita maknai dengan hati-hati, silahturahmi kita baik internal maupun eksternal harus terus kita jaga, intensitasnya harus ditingkatkan terutama bagi mereka yang belum mengenal dakwah, kenikmatan dakwah ini harus bisa dirasakan oleh orang lain. Di masa mendatang zul berharap PKS bisa bersinergi dengan partai-partai islam lainnya “Kedepannya apabila PKS dalam Pilkada Maju sendiri itu mengindikasikan kegagalan Dakwah, kita harus menggandeng partai-partai islam yang lainya untuk bersama dalam dakwah, kemenangan mutlak di kota tangerang bisa menjadi petaka kalau kita sombong, modal sosial yang sudah kita miliki ini harus bisa kita rawat dan pelihara untuk menghadapi 2009 tambah zul.
Dalam acara yang di hadiri oleh sekitar 700 orang pengurus DPD, DPC, DPRa, kader, simpatisan dan saksi pasangan ZUL-MAR se kota Tangerang, keraguan para peserta sedikit terjawab, dalam dialog Zul Mengungkapkan “ bahwa ada pengkondisian yang sistematis sehingga partisipasi masyarakat dalam pilkada banten yang tinggal di perkotaan/well education dan merupakan basis Zul-Mar, partispasi Publik rata-rata 40%, sementara di daerah pedalaman dan miskin, dimana money politik sangat mungkin terjadi, partisipasi publik dalam pilkada meningkat hingga 90%,ini menjadi Pekerjaan rumah kita kedepan dalam mengawal hal ini. Akan tetapi yang terpenting bagi PKS bukan menang atau kalahnya tetapi dakwah ini bisa dikenal oleh semua orang, semua kalangan,dan semua golongan masyarakat, PKS hadir untuk berdakwah bukan hanya ingin jadi Gubernur, Bupati atau Wali Kota ,tegas Zul. Ditambahkan Zul “ PKS tidak pernah melihat proses pilkada sebagai sebuah kekalahan, memang ada kesan pilu setelah pilkada, akan tetapi kita tidak boleh larut, karena sesungguhnya ALLAH SWT sedang menunjukan keadilannya, bisa jadi setelah ini Allah akan memberikan yang lebih besar dan lebih baik, disambut teriakan takbir oleh peserta yang hadir.
“Perolehan suara kita dalam Pilkada Banten yang lalu bukan hanya menjadi konsumsi nasional akan tetapi sudah menjadi konsumsi internasional, karena perolehan PKS dalam pilkada Banten menjadi Dua besar dalam himpitan partai-partai besar, PKS terlau cepat besar, inilah isu yang mewacana di nasional dan internasional.”kemenangan ini harus kita maknai dengan hati-hati, silahturahmi kita baik internal maupun eksternal harus terus kita jaga, intensitasnya harus ditingkatkan terutama bagi mereka yang belum mengenal dakwah, kenikmatan dakwah ini harus bisa dirasakan oleh orang lain. Di masa mendatang zul berharap PKS bisa bersinergi dengan partai-partai islam lainnya “Kedepannya apabila PKS dalam Pilkada Maju sendiri itu mengindikasikan kegagalan Dakwah, kita harus menggandeng partai-partai islam yang lainya untuk bersama dalam dakwah, kemenangan mutlak di kota tangerang bisa menjadi petaka kalau kita sombong, modal sosial yang sudah kita miliki ini harus bisa kita rawat dan pelihara untuk menghadapi 2009 tambah zul.