Pilkada » 31 Agustus 2006 » Hit: 158
Giliran Cagub Banten ke detikcom
detikcom - Jakarta, Jika bulan lalu calon gubernur (cagub) DKI Jakarta Faisal Basri, bulan ini giliran cagub Banten dari PKS, Zulkieflimansyah, yang 'berkampanye' di detikcom. Bang Zul, begitu panggilan akrabnya, hadir di kantor situs idola Anda ini selepas magrib, Jumat 25 Agustus.Kedatangan anggota DPR dari daerah pemilihan Banten 2 ini, membuat kami berdecak kagum. Sebab cagub yang berpasangan dengan Marissa Haque tersebut adalah penyandang gelar PhD ekonomi yang usianya baru 34 tahun! Boleh dibilang, dia adalah cagub termuda di negeri ini.
"detikcom bukan barang asing bagi saya. Dulu salah satu murid saya di program S2 di UI juga orang detikcom," kata Bang Zul memperkenalkan diri. Yang dimaksud murid ini adalah Sri Widati (Wiwid), eks reporter detikhot.
Selama diskusi, banyak informasi off the record yang dikuak mantan Bang Zul, sekadar untuk informasi latar belakang. Dalam separo diskusi itu, mantan aktivis mahasiswa ini cas cis cus dalam bahasa Inggris.
Sejatinya Bang Zul ke detikcom untuk bicara banyak soal Pilkada Banten. Namun pria yang pernah sekolah di Inggris, Jepang, Australia dan AS, ini akhirnya lebih banyak dicecar soal jeroan PKS dan realitas yang melingkupi saat ini.
Reporter detikcom yang hadir dalam diskusi ini, seperti Nurfajri Budi Nugroho dan M Nur Hayid, tak henti-hentinya mempertanyakan konsistensi perjuangan PKS selama ini.
"PKS itu seperti partai lain, jangan terlalu tinggi menggantungkan asa pada PKS," jawab Bang Zul bijak.Namun jawaban panjang lebar Bang Zul tak juga memuaskan Nurfajri cs. Mereka terus memborbardir pria bongsor itu. Akibatnya, dari semua pertanyaan yang ditujukan pada Bang Zul, hanya Budi Santosa saja yang bertanya soal strategi Bang Zul memenangi Pilkada Banten.
"Saya menang alhamdullillah, tidak menang ya lebih alhamdulillah," ungkap Bang Zul sambil mesem.
Peserta diskusi lainnya berebutan bertanya pada pria intelek ini. Namun sayang, Bang Zul harus sudah meninggalkan detikcom pukul 20.00 WIB karena padatnya acara. Untunglah Bang Zul masih bersedia menjawab satu pertanyaan ringan.
"Bang Zul kan sering ngomong pakai bahasa Inggris. Nanti bagaimana saat bicara dengan rakyat Banten, utamanya yang pelosok?" tanya Wapemred Arifin Asydhad.
Bukan Bang Zul kalau tidak merespons dengan diplomatis. Apa itu? Sayang beribu sayang, jawabannya off the record! (nrl - Reporter: Nurul Hidayati)
Detikcom
Senin28 Agustus 2006






