Laporan Penjelasan dan Tindak Lanjut Terkait Insiden LPG 3 kg

Establishing A Bridge of Reason & Understanding
Jumat, 10 September 2010
WAWANCARA | 03 Juli 2010

\"\"Jakarta - PT Pertamina (Persero) sebagai penerima amanah program Pemerintah pada Konversi Mitan ke LPG 3 kg yang dimulai sejak tahun 2007 turut menyampaikan rasa duka atas jatuhnya korban baik meninggal maupn luka, serta keprihatinan yang mendalam atas meningkatnya insiden pada pengguna LPG 3 kg akhir-akhir ini.

Terhadap korban, baik meninggal maupun luka yang dirawat, PT Pertamina (Persero) hingga saat ini telah memberikan santunan dan klaim asuransi sejumlah ± Rp 2,8 Milyar.

Dalam melaksanakan program konversi mitan ke LPG 3 kg dimaksud, PT Pertamina (Persero) telah dan terus mengemban tugas...


KABAR KONSTITUEN | 06 Juli 2010

\"\"Serang Kota – Demam sepak bola piala dunia kini bertul-betul merebak ke seluruh penjuru dunia. Obrolan seputar bola ramai dibicarakan mulai kalangan masyarakat awam, tukang ojeg hingga kalangan elit politik. Topik seputar bola mengalahkan isu aktual lainnya yang semestinya mendapat perhatian serius semisal kasus rekening jumbo sejumlah perwira polisi. Bola seolah menjadi sihir baru bagi kehidupan manusia kontemporer. Kini, bola menjadi bagian tak terpisahkan dari modernitas kehidupan yang tak terbatahkan. Tanpa bola, modernitas nyaris tanpa makna.

Mungkin ungkapan di atas agak sedikit hiperbolis. Tapi jika melihat antusiasme pemirsa televisi...


KABAR KONSTITUEN | 13 Juli 2010

\"\"Tulisan pertama dari 2 tulisan

Banten – Menjadi wakil rakyat tidak hanya sebatas bertemu dan berjabat tangan dengan masyarakat, tetapi harus mengetahui dan merasakan langsung apa yang dialami masyarakat di pelosok-pelosok desa. Oleh karena itu, mengetahui isi hati masyarakat merupakan keniscayaan yang tak bisa ditawar. Bang Zul yang mewakili Serang dan Cilegon, mempunyai cara tersendiri untuk menyapa dan mengetahui kondisi konstituennya.

Tidak mudah memang menjadi wakil rakyat itu. Selain harus berjibaku dengan rutinitas di DPR, seorang anggota legislatif harus mampu membagi waktunya dengan para masyarakat yang diwakilinya. Masyarakat harus disentuh...


POLITICAL UPDATE | 15 Juli 2010
\"\"Jakarta - Isu penggalian uranium oleh PT Freeport terus menuai perhatian serius dari politisi Senayan. Politisi PKS Zulkieflimansyah yang juga anggota Komisi VII (pertambangan) minta pihak PT Freeport dan BATAN segera melakukan klarifikasi bersama isu ini.

"Ini isu yang sensitif. Freeport dan BATAN perlu segera membuat klarifikasi bersama karena sepanjang informasi yang ada di kami, batuannya bukan pembawa uranium," kata Zul kepada detikcom, Kamis (15/7/2010).

Menurut doktor lulusan Amerika ini, laporan yang diterima Komisi VII DPR menyebutkan bahwa hasil survei BATAN di Papua hanya menemukan adanya anomali radio aktif di daerah Ransiki. Untuk membuktikan apakah...


WAWANCARA | 15 Juli 2010
\"\"Jakarta - Isu penggalian uranium oleh PT Freeport Indonesia terus mendapatkan perhatian luas elite Jakarta. Badan Intelijen Negara (BIN) diminta segera turun tangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut dan menindaklanjuti jika memang terbukti.

"Menurut saya, BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan BIN harus segera bikin tim untuk membuktikan ini. Karena walaupun secara geologi struktur yang menghantarkan emas dan tembaga sulit bercampur dengan struktur yang menghasilkan uranium, faktanya di Australia ada, dan ditambang bersamaan," kata anggota DPR Zulkieflimansyah kepada detikcom, Kamis (15/7/2010).

Menurut anggota Komisi Pertambangan ini, jika melihat sejarah masa lalu yang mana antara Papua...


BOOK REVIEW | 18 Juli 2010
Oleh: Prie Gs

\"\"Saya sering bertanya-tanya, kenapa di tangan pedagangnya, bunga-bunga murah pun menjadi terlihat lebih indah. Saya kembali bertanya, kenapa bunga murah itu jika sudah saya bawa ke rumah, benar-benar terlihat murahnya. Rasanya dia tak indah lagi. Jawabannya ternyata saya temukan pada suatu hari ketika saya melihat bagaimana pedagang itu merawat bunga-bunganya. Ia merawat tanamannya, seperti orang tua merawat bayinya. Oo, itulah yang saya tidak miliki.

Ketika sampai di rumah, bunga-bunga itu lebih saya perlakukan sebagai benda belaka. Ia cukup saya sirami sekadar agar tidak mati. Soal bagaimana ia...


WAWANCARA | 20 Juli 2010
Catatan: Dahlan Iskan, CEO PT PLN

\"\"Sengkarut mengenai tarif tenaga listrik (TTL d/h TDL) akhirnya berakhir happy ending. Yakni setelah pemerintah memutuskan sistem capping 18 persen. Artinya bagi yang TTL-nya naik, kenaikannya tidak boleh melebihi 18 persen. Demikian juga bagi yang listriknya turun, penurunannya tidak boleh melebihi 18 persen. Komisi VII DPR yang kemarin melakukan rapat dengan Menteri ESDM, PLN, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan para pengusaha menyetujui jalan keluar itu.

Selama ini PLN memang mengalami kesulitan merumuskan TTL. Ini karena di satu pihak PLN diminta "mencari" tambahan pendapatan sebesar Rp. 4,8 triliun...


ISLAMIC UPDATE | 22 Juli 2010

\"\"Looking at the above title, Indonesian citizens with some kind of knowledge about their country's political constellation will probably assume that faith when mentioned in the same breath as PKS automatically means the religion of Islam. But that's not at all the meaning intended in this short essay about the political party. It is actually faith in the nation's Constitution that lays down the fundamental idea of Indonesia as a pluralistic society united under the state's ideology, Pancasila.

As an evolving political entity, PKS has had a long...


BOOK REVIEW | 24 Juli 2010
Oleh: Prie Gs

\"\"Di sebuah waktu luang seharian saya membongkar-bongkar barang-barang lama. Saya membaca ulang buku-buku lama, dan menonton rekaman DVD lama. Saya membaca ulang novel Max Havelaar yang saya beli tapi tidak pernah saya baca dengan seksama. Aduh, berdosa benar saya. Buku itu ternyata karya sastra yang luar biasa. Sebuah novel sejarah yang mencekam. Dan gaya Multatuli alias Douwes Dekker dalam bercerita benar-benar bergelora ketika saya dengan teliti menyimaknya. Sinis, lucu, dan cerdas. Tergelak-gelak saya dibuatnya dan bodoh benar saya bahwa humor seperti ini pernah saya biarkan teronggok...


WAWANCARA | 27 Juli 2010
oleh : Marwan Batubara Indonesian Resources Studies (IRESS)

\"\"Secara esensial, SK rencana eksploitasi gas Donggi-Senoro memuat ketentuan berbeda.
Setelah tertunda berbulan bulan, melalui SK Menteri ESDM tertanggal 17 Juni 2010, pemerintah akhirnya mengeluarkan keputusan tentang rencana eksploitasi ladang gas Donggi-Senoro.

Terlambatnya ketetapan pemerintah itu mencerminkan tidak optimalnya perencanaan pengembangan gas nasional. Juga, dominannya kepentingan asing dan investor swasta dalam penetapan kebijakan sektor migas negara.

Faktor lain penyebab keterlambatan itu adalah kisruh peruntukan gas (apakah untuk kebutuhan domestik atau ekspor), harga jual gas, proses tender proyek yang bermasalah, ataupun biaya proyek yang dianggap...