ENERGY & MINERAL RESOURCE UPDATE | 15 Juli 2008
Setelah pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 28,7 persen pada Jum�at 23 Mei lalu, kini rakyat Indonesia memasuki babak baru dalam kehidupannya. Yaitu, sebuah babak yang penuh perjuangan dan pertarungan bukan saja dengan harga BBM yang melambung tinggi, melainkan juga dengan bahan-bahan pokok yang mahal, berjibaku mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga berjuang untuk memperoleh terang akibat listrik sekarat.
Terkait dengan listrik, bukan secara kebetulan jika belakangan ini pemerintah melakukan pemadaman di sejumlah daerah secara bergiliran. Pemadaman itu didasarkan atas kesadaran penuh bahwa pasokan BBM ke sejumlah pembangkit mandeg. Di luar itu, seperti lazim diketahui, manajemen pemerintah...
Terkait dengan listrik, bukan secara kebetulan jika belakangan ini pemerintah melakukan pemadaman di sejumlah daerah secara bergiliran. Pemadaman itu didasarkan atas kesadaran penuh bahwa pasokan BBM ke sejumlah pembangkit mandeg. Di luar itu, seperti lazim diketahui, manajemen pemerintah...
KJKS IBU MANDIRI | 18 Juli 2008
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (Ar-Ra’d ayat 11)
Kenaikan harga BBM mulai 24 Mei berimbas menghantam perekonomian ummat terutama masyarakat menengah ke bawah. Karenanya, bisa dipastikan daya beli masyarakat melemah. Salah satu solusinya, adanya strategi kuat untuk memulihkan kondisi itu melalui pendidikan dan pemberdayaan umat. Karena ketika perekonomiannya kuat, masyarakat akan berada di posisi aman, termasuk dari segi hukum. Sebaliknya, perekonomian umat lemah maka daya intelektualitasnya pun akan lemah. Padahal, seseorang yang lemah secara ekonomi akan kehilangan banyak kesempatan untuk berperan.
Salah satu pemberdayaan ekonomi umat yang sedang booming saat...
Kenaikan harga BBM mulai 24 Mei berimbas menghantam perekonomian ummat terutama masyarakat menengah ke bawah. Karenanya, bisa dipastikan daya beli masyarakat melemah. Salah satu solusinya, adanya strategi kuat untuk memulihkan kondisi itu melalui pendidikan dan pemberdayaan umat. Karena ketika perekonomiannya kuat, masyarakat akan berada di posisi aman, termasuk dari segi hukum. Sebaliknya, perekonomian umat lemah maka daya intelektualitasnya pun akan lemah. Padahal, seseorang yang lemah secara ekonomi akan kehilangan banyak kesempatan untuk berperan.
Salah satu pemberdayaan ekonomi umat yang sedang booming saat...
POLITICAL UPDATE | 25 Juli 2008
07/07/2008 09:43
Sumber (inilah.com/Abdul Rauf)
Jakarta – Islamis sekaligus nasionalis. Itu ‘baju baru’ PKS jika benar mereka hendak membuka diri bagi kaum nonmuslim. Itu juga jadi bagian dari kesiapan PKS menyongsong Pemilu 2009 dengan semangat pacu kuda.
Dengan keterbukaan ini, PKS diyakini bakal mampu meraih simpati lebih banyak dari berbagai komunitas, termasuk dari kaum nasionalis sekular. Intinya, spirit kebhinekaan PKS menyimpan potensi dahsyat. Dan, ini jelas langkah maju untuk merambah swing voters di Pemilu 2009.
Zulkieflimansyah PhD, mantan Ketua BEM UI yang kini anggota DPR-RI Fraksi PKS dan dosen pasca sarjana FE-UI, mengungkapkan bahwa PKS bergumul dengan masalah kebangsaan dan keislaman sedari...
Sumber (inilah.com/Abdul Rauf)
Jakarta – Islamis sekaligus nasionalis. Itu ‘baju baru’ PKS jika benar mereka hendak membuka diri bagi kaum nonmuslim. Itu juga jadi bagian dari kesiapan PKS menyongsong Pemilu 2009 dengan semangat pacu kuda.
Dengan keterbukaan ini, PKS diyakini bakal mampu meraih simpati lebih banyak dari berbagai komunitas, termasuk dari kaum nasionalis sekular. Intinya, spirit kebhinekaan PKS menyimpan potensi dahsyat. Dan, ini jelas langkah maju untuk merambah swing voters di Pemilu 2009.
Zulkieflimansyah PhD, mantan Ketua BEM UI yang kini anggota DPR-RI Fraksi PKS dan dosen pasca sarjana FE-UI, mengungkapkan bahwa PKS bergumul dengan masalah kebangsaan dan keislaman sedari...
ISLAMIC UPDATE | 29 Juli 2008
Pada akhir dasawarsa abad ke-20, demokratisasi menjadi salah satu isu yang paling populer diperbincangkan. Indikasi nyata dari kepopuleran isu itu adalah berlipat gandanya jumlah negara yang menganut sistem pemerintahan demokratis. Negara yang awalnya tidak demokratis, serta merta merubah haluan negaranya menjadi demokratis.
Seperti lazim diketahui, sejak awal 1980-an banyak Negara di kawasan Amerika Latin, Eropa Selatan, Eropa Timur, Afrika, dan Asia mengalami proses transisi demokrasi. Pemerintahan otoriter yang semula dipraktikkan di kawasan tersebut, sejak akhir 1950-an satu demi satu mulai ditinggalkan. Meskipun tertatih-tatih negara semisal Portugal, Brazil, Argentina, Uruguay, Spanyol, Afrika Selatan, Polandia, Hungaria, Taiwan, Yunani, Filipina, Tahiland, dan Indonesia...
Seperti lazim diketahui, sejak awal 1980-an banyak Negara di kawasan Amerika Latin, Eropa Selatan, Eropa Timur, Afrika, dan Asia mengalami proses transisi demokrasi. Pemerintahan otoriter yang semula dipraktikkan di kawasan tersebut, sejak akhir 1950-an satu demi satu mulai ditinggalkan. Meskipun tertatih-tatih negara semisal Portugal, Brazil, Argentina, Uruguay, Spanyol, Afrika Selatan, Polandia, Hungaria, Taiwan, Yunani, Filipina, Tahiland, dan Indonesia...