NEWS | 01 April 2008
Pondok Aren, Tangerang - Tingkatkan kinerja, perbanyak inovasi. Itulah kira-kira salah satu pesan yang disampaikan DR. Zulkieflimansyah (Anggota DPR RI 2004-2009 F-PKS, Banten II) dalam dialog yang diselenggarakan oleh kader PKS DPC Pondok Aren sebagai salah satu rangkaian acara Musyawarah Cabang yang digelar di Gedung Serba Guna Sentra Bintaro, Ahad (30/3).
Dalam dialog yang dihadiri sekitar 170 orang kader dan simpatisan tersebut, Bang Zul-sapaan akrab DR. Zulkieflimansyah-menyoroti kondisi kader di wilayah Pondok Aren yang meskipun memiliki kader dalam jumlah yang banyak namun kinerjanya akhir-akhir ini menurun. Kondisi tersebut, menurut Bang Zul, disebabkan oleh kejenuhan dan kelesuan yang secara umum ditunjukkan oleh...
Dalam dialog yang dihadiri sekitar 170 orang kader dan simpatisan tersebut, Bang Zul-sapaan akrab DR. Zulkieflimansyah-menyoroti kondisi kader di wilayah Pondok Aren yang meskipun memiliki kader dalam jumlah yang banyak namun kinerjanya akhir-akhir ini menurun. Kondisi tersebut, menurut Bang Zul, disebabkan oleh kejenuhan dan kelesuan yang secara umum ditunjukkan oleh...
POLITICAL UPDATE | 16 April 2008
Ulla Fionna , Sydney | Mon, 04/07/2008 1:41 PM | Opinion
Sumber : The Jakarta Post
During Soehartos 32-year-long New Order, Indonesian political parties were the most obvious example of manipulation of political participation. Not only were they under strict government control, they were also denied contact with grassroots society. Consequently, grassroots support was cut off from politics and the parties.
Now that the reform era is a decade old, the parties have had time to manage their role and function as a political channel at the community level.
A closer examination of how four major parties...
Sumber : The Jakarta Post
During Soehartos 32-year-long New Order, Indonesian political parties were the most obvious example of manipulation of political participation. Not only were they under strict government control, they were also denied contact with grassroots society. Consequently, grassroots support was cut off from politics and the parties.
Now that the reform era is a decade old, the parties have had time to manage their role and function as a political channel at the community level.
A closer examination of how four major parties...
KJKS IBU MANDIRI | 17 April 2008
Koperasi Jasa Keuangn Syariah (KJKS) Ibu Mandiri, itulah nama koperasi yang berdiri sejak 13 Juni 2007. Lokasinya tepat berada di Jalan Raya Serpong No.75 Serpong Tangerang. KJKS ini bernaung di bawah koperasi wanita (kopwan) yang dipimpin oleh Niken Saptarini, MSc sebagai ketua koperasi.
Awalnya koperasi ini dibentuk khusus untuk kaum perempuan, yang notabene memiliki akses cukup sulit untuk mendapatkan pembiayaan atau modal usaha dari lembaga-lembaga konvensional (seperti bank dan lainnya), agar lebih mandiri dan bisa membantu suami dari segi keuangan. Selain itu,meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten secara keseluruhan tanpa membedakan jenis kelamin, suku bangsa, ras dan agama juga menjadi...
Awalnya koperasi ini dibentuk khusus untuk kaum perempuan, yang notabene memiliki akses cukup sulit untuk mendapatkan pembiayaan atau modal usaha dari lembaga-lembaga konvensional (seperti bank dan lainnya), agar lebih mandiri dan bisa membantu suami dari segi keuangan. Selain itu,meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten secara keseluruhan tanpa membedakan jenis kelamin, suku bangsa, ras dan agama juga menjadi...
NEWS | 28 April 2008
Serpong, Tangerang – Menyantuni anak yatim adalah amalan yang sangat mulia dan merupakan tanggung jawab kita bersama. Bahkan, jika kita mencintai anak yatim maka sama saja dengan kita mencintai Rasulullah SAW, karena sesungguhnya Rasulullah SAW adalah seorang yatim. Hal itu disampaikan oleh Dr. Zulkieflimansyah (anggota F-PKS DPR RI, Banten II) dalam acara silaturrahim dengan masyarakat yang digelar di Musholla Al Barokah, desa Cilenggang, Serpong, Tangerang, Rabu malam (23/4).
“Menyantuni anak yatim sudah seharusnya menjadi salah satu prioritas kita dalam beramal. Jadi, tidak perlu memandang apakah kita anggota DPR, pejabat pemerintah, pengusaha, masyarakat biasa, semuanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk...
“Menyantuni anak yatim sudah seharusnya menjadi salah satu prioritas kita dalam beramal. Jadi, tidak perlu memandang apakah kita anggota DPR, pejabat pemerintah, pengusaha, masyarakat biasa, semuanya memiliki tanggung jawab yang sama untuk...
KJKS IBU MANDIRI | 30 April 2008
Nasib Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara banyak memancing kemarahan dan kekecewaan pada kenyataan bahwa, begitu banyak anak pintar yang harus berhenti sekolah karena alasan ekonomi. Berasal dari Tanjung Kelompang, daerah pesisir pantai dan suku sangat pendalaman di Pulau Belitong, Lintang kecil tak pernah bolos sekolah walaupun harus menempuh jarak 40 km, melintasi rawa-rawa dan melewati kawanan buaya untuk sampai ke SD Muhammadiyah. Mendekati ujian akhir Sekolah Menengah Pertama, Lintang ditinggal mati ayahnya. Sebagai anak tertua, Lintang harus menanggung nafkah banyak adik, kakek nenek dan paman-paman yang tak berdaya. Dan akhirnya, Lintang tak punya peluang sedikit pun untuk melanjutkan...
KJKS IBU MANDIRI | 30 April 2008
"The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams"
(masa depan adalah milik orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi / cita-cita nya)
Kata-kata inilah yang dituliskan DR. Zulkieflimansyah, Pimpinan Fraksi PKS DPR RI yang biasa disapa Bang Zul dalam buku agenda 2008 yang ia berikan pada seluruh staf Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Ibu Mandiri pada rapat kerja pengelola di penghujung tahun 2007 di Wisma DPR Griya Shaba, Cikopo, Jawa Barat.
Dinginnya udara Puncak tidak mengurangi konsentrasi dan semangat para pengelola KJKS dalam menyimak kritik, saran, dan motivasi yang disampaikan Bang Zul sedari awal hingga penutupan raker...