Islam Melihat Global Warming

Establishing A Bridge of Reason & Understanding
Jumat, 21 November 2008
ISLAMIC UPDATE | 10 Desember 2007
Oleh :
Arif Zulkifli
Peserta Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia


Setiap aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya pasti mempengaruhi lingkungan. Hal tersebut telah ditanyakan oleh para malaikat kepada Allah saat malaikat bertanya mengapa Allah menciptakan manusia sebagai khalifah di muka bumi padahal manusia itu akan membuat kerusakan di muka bumi. Pertanyaan ini terekam dalam Surat Al Baqarah ayat 30.

Manusia sejak lahir memerlukan dukungan alam seperti selimut, kain, popok, makanan, susu, dan sebagainya, sehingga keberadaan manusia di muka bumi akan mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Semakin banyak jumlah manusia maka kecenderungan kerusakan lingkungan semakin besar. Semakin banyak kebutuhan manusia, semakin cepat terdegradasi lingkungan di sekitarnya.

Beberapa...

ENERGY & MINERAL RESOURCE UPDATE | 10 Desember 2007
Bisnis Indonesia, Senin, 10 Desember 2007

Di tengah kesulitan yang dialami pemerintah dalam rangka menyiasati tingginya subsidi BBM, ternyata realisasi investasi sektor hulu industri migas nasional selama 2007, khususnya upaya pencarian cadangan baru (eksplorasi) sangatlah rendah. Dari rencana investasi 2007 sebesar US$2,3 miliar, realisasinya hanya sekitar US$500 juta.

Fakta ini merupakan pelajaran sekaligus peringatan (warning), bahwa keadaan industri migas nasional saat ini sudah sangat memperihatinkan yang kalau dibiarkan akan sangat membahayakan ekonomi sekaligus ketahanan nasional.

Rendahnya realisasi investasi sektor hulu ini akan berdampak jangka panjang. Karena realisasi kegiatan pengeboran eksplorasi yang sangat rendah, tentu sulit untuk mengharapkan adanya penemuan cadangan baru. Padahal satu-satunya...

COMMISSION VII | 17 Desember 2007
Pertemuan Tingkat Tinggi Konfrensi PBB tentang perubahan iklim atau biasa
disebut UNCCC yang dijadwalkan akan berakhir pertengahan bulan ini
menyisakan sedikit cerita bagi salah seorang anggota DPR yang juga turut
hadir di Nusa Dua Bali pada 13 Desember lalu.

Adalah Zulkieflimansyah, anggota dewan komisi VII DPR RI Fraksi PKS yang
menilai pertemuan yang dihadiri para pejabat tinggi di seluruh dunia itu
jalan ditempat. Hal itu karena koordinasi pemerintah kurang baik. Ia
menyarankan seharusnya dalam perhelatan akbar seperti itu pemerintah
melibatkan seluruh pihak, agar target dan rencana strategis yang diinginkan
semua pihak bisa terakomodasi dengan baik.

Bang Zul, begitu sapaan akrabnya, menyadari sepenuhnya bahwa kesalahan itu
bukanlah menjadi tanggung jawab pihak pemerintahan...

COMMISSION VII | 24 Desember 2007
Tepat pada hari kedua kunjungan kerja (kunker) ke Kota Palembang Sumatera Selatan selama tiga hari (17 s.d 19 Desember 2007), Tim Komisi VII DPR RI membuka pertemuan perdananya di pagi hari tepat pukul 8.00 WIB untuk melakukan pertemuan dengan PT. Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT. Bukit Kendi Tbk.

Dalam acara yang berlangsung selama dua jam itu, Zulkieflimansyah dari Fraksi PKS sempat mempertanyakan kepada pihak Bukit Asam soal kendala yang dihadapi, mengingat Indonesia, khususnya Palembang terkenal sebagai lumbung energi namun mengapa harga saham di lantai bursa tidak booming?.

Menjawab pertanyaan tersebut, Sutrisno selaku Dirut PT. Bukit Asam (Persero) Tbk membeberkan...

COMMISSION VII | 24 Desember 2007
Tepat pada hari kedua kunjungan kerja (kunker) ke Kota Palembang Sumatera Selatan selama tiga hari (17 s.d 19 Desember 2007), Tim Komisi VII DPR RI membuka pertemuan perdananya di pagi hari tepat pukul 8.00 WIB untuk melakukan pertemuan dengan PT. Bukit Asam (Persero) Tbk dan PT. Bukit Kendi Tbk.

Dalam acara yang berlangsung selama dua jam itu, Zulkieflimansyah dari Fraksi PKS sempat mempertanyakan kepada pihak Bukit Asam soal kendala yang dihadapi, mengingat Indonesia, khususnya Palembang terkenal sebagai lumbung energi namun mengapa harga saham di lantai bursa tidak booming?.

Menjawab pertanyaan tersebut, Sutrisno selaku Dirut PT. Bukit Asam (Persero) Tbk membeberkan...

ENVIRONMENTAL UPDATE | 26 Desember 2007
DID YOU KNOW THAT .....

1. Tidak menancapkan colokan listrik walaupun ketika alat elektronik itu dimatikan = menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya. Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.

2. Kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia. Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat2 yang tidak semestinya. Dan 10kg kertas koran yang siap di jual loakan membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar....